Sunan Kali Jaga
Dialah “wali” yang namanya paling banyak disebut masyarakat Jawa. Ia lahir sekitar tahun 1450 Masehi. Ayahnya adalah Arya Wilatikta, Adipati Tuban -keturunan dari tokoh pemberontak Majapahit, Ronggolawe. Masa itu, Arya Wilatikta diperkirakan telah menganut Islam. Nama kecil Sunan Kalijaga adalah Raden Said. Ia juga memiliki sejumlah nama panggilan seperti Baca selebihnya »
Maulana Malik Ibrahim
Maulana Malik Ibrahim, atau Makdum Ibrahim As-Samarkandy diperkirakan lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal abad 14. Babad Tanah Jawi versi Meinsma menyebutnya Asmarakandi, mengikuti pengucapan lidah Jawa terhadap As-Samarkandy, berubah menjadi Asmarakandi. Baca selebihnya »
Air Mata Cinta
Semenjak aku bekerja sebagai guru ni, aku cukup risau mendengar kabar angin yang bertiup sepoi-sepoi bahasa tu. Jawatan ni pun hanya sebagai guru sandaran sahaja setelah aku beberapa bulan menjadi penganggur terhormat dengan memegang ijazah dari UPM. Itu pun setelah aku dah mula jenuh mendengar leteran abah dan rungut ibu kerana mereka kata aku ni memilih kerja sangat. Dah tak tahan rasanya, nasib baiklah aku ada kawan lama yang bekerja di Pejabat Pendidikan Daerah yang membuka tawaran pengambilan guru sandaran. Baca selebihnya »
IKHLAS
(Ust. Hasrizal Abdul Jamil)
Al- Imam Asy Syahid Hasan Al-Banna berkata :
“Yang saya maksudkan dengan ikhlas ialah setiap akh Muslim mestilah mengharapkan keredhaan Allah dan ganjaran pahala dari-Nya. Semua perkataan, amalan dan jihad tidak memandang kepada sebarang keuntungan, kemegahan, gelaran, kedudukan terkemuka atau mundur. Dengan itu beliau menjadi tentera fikrah dan aqidah, bukan tentera yang mengejar sesuatu atau kepentingan.”
Firman Allah swt di dalam surah Al-An’am 162-163 yang bermaksud :
“Katakanlah olehmu: Sesungguhnya solatku, ibadatku, hidupku dan matiku adalah kerana Allah Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan yang demikian itulah aku diperintahkan.” Baca selebihnya »
Arti Cinta
Adakah secercah harapan yang kau titipkan untukku
Adakah sekeping cinta hati yang bisa aku singgahi
Adakah segenggam mimpi yang bisa kau simpan untukku..
Agar kepingan ini bisa bersatu kembali.
Setelah hancur berkeping-keping..
Cinta…
Hidup terasa hampa tanpamu..
Raga ini terasa hancur
Bagai puing-puing bangunan
Yang berserakan tanpa sentuhan kasihmu.. Baca selebihnya »
“Cinta Yang Tidak Kita Sadari”
Kenapa kita menutup mata
Saat kita tidur?
Saat kita menangis?
Atau pada saat kita membayangkan sesuatu yang indah?
Yaaaa..karena sesuatu yang indah di hidup ini tapi tidak bisa kita lihat …hanya dapat kita rasakan dan nikmati…
Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita…
kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa
Yang dinamakan CINTA… Baca selebihnya »
Al Antaki
Sheikh Ahmed al-Antaki’s birth and upbringing
The full name of Sheikh al-Antaki is Ahmed son of Yousif son of Ali son of Qanbar al-Haza . Sheikh al-Antaki was born in a village called ‘Ensow’ on the outskirts of Antakia. The village of Ensow comprises of two words, one of the words being in Arabic and the other in Turkish, the literal meaning of Ensow means eye of water, this name was given to it due to its watery riches and resources.
The Sheikh was born Sunni to a Shafeei sect, he underwent his first classes under the teaching of his father. Sheikh Antaki was born in the year 1893(1311 in the Islamic calendar). Baca selebihnya »
Detik-Detik Kematia
14 April 2008 – 15:13
DETIK-DETIK AKHIR KEHIDUPAN
Oleh : sis zainudin/1. Masyahidul Ihtidar oleh Syaikh Abdurrahman as-Syayiâ™ dan Sultan Fahd ar-Rasyid
Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Rabbmulah kamu akan dikembalikan. (As-Sajdah:11)
Hari demi hari, bulan demi bulan, bulanpun berganti tahun. Berpuluh tahun yang lalu, waktu itu kita masih dalam rahim ibunda, kemudian terlahir menjadi bayi mungil yang menggemaskan, lalu tumbuh menjadi balita yang lucu, dilanjutkan dengan menjadi anak-anak, kemudian remaja dan jadilah seperti sekarang yaitu menjadi dewasa, menjadi orang tua anak-anaknya ataupun sudah mempunyai cucu. Karena sunnatullah, sebuah ketetapan dari Allah Subhanahu wa ta’ala seiring dengan berjalannya waktu kita manusia pasti akan berubah menjadi tua dan kemudian mati.
Begitu kira-kira gambaran sederhana tentang siklus hidup manusia di dunia. Dalam perjalanannya, kadang-kadang ada orang yang melewati hidupnya sampai ia berumur seratus tahunan lebih, 80an, 60an, atau rata-rata manusia dapat bertahan hidup. Ada pula yang hanya menikmati kehidupan hanya separuh abad. Namun tak jarang pula, yang masih muda, badan terlihat sehat dan sempurna, tidak sedikit yang sudah meregang nyawa, tentu dengan cara dan jalan yang berbeda-beda. Dan banyak pula cerita tentang bayi yang masih dalam kandungan yang belum sempat merasakan hidup di dunia, dan belum sempat merasakan hangat pelukan Ibunya, dibunuh (aborsi) oleh ibunya sendiri lantaran kehadirannya tidak dikehendaki, karena kehamilannya buah dari hubungan yang terlarang yang bisa membawa aib bagi diri dan keluarganya, na’udzubillah min dzalik. Baca selebihnya »
Air Mata Orang Mulia
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?” “Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut. Baca selebihnya »
Tatapan Cinta
Pernahkah anda menatap orang-orang terdekat anda saat ia tidur? kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.
Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika tidur, sudah tak akan tampak wajah bengisnya. Baca selebihnya »


